Langkah Putri Kusuma Wardani (Putri KW) di Japan Open 2026 harus terhenti pada babak semifinal. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia itu gagal mengamankan tiket final setelah dikalahkan unggulan tuan rumah, Akane Yamaguchi, dalam pertandingan dramatis di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Sabtu (18/7). Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Putri sempat tampil dominan sebelum akhirnya kehilangan momentum pada dua gim terakhir.
Putri membuka pertandingan dengan permainan agresif dan langsung menekan pertahanan Yamaguchi. Strateginya berjalan sempurna hingga berhasil merebut gim pertama dengan skor telak 21-9. Smash keras, penempatan bola yang akurat, serta minimnya kesalahan sendiri membuat wakil Indonesia tampil jauh lebih dominan dibanding lawannya. Keunggulan itu sempat memunculkan harapan besar bahwa Putri akan melaju ke final turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Namun, situasi berubah drastis pada gim kedua. Akane Yamaguchi mulai menemukan ritme permainan dan meningkatkan tempo reli. Putri kesulitan mempertahankan konsistensi sehingga beberapa kali kehilangan poin akibat kesalahan sendiri. Pebulu tangkis Jepang itu memanfaatkan momentum untuk membalikkan keadaan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Pada gim ketiga, Yamaguchi tampil semakin percaya diri hingga akhirnya mengamankan kemenangan dan memastikan tempat di partai final.
Meski gagal melangkah lebih jauh, penampilan Putri Kusuma Wardani di Japan Open 2026 tetap layak mendapat apresiasi. Keberhasilannya mencapai semifinal menunjukkan perkembangan positif di level elite bulu tangkis dunia. Hasil ini juga menjadi modal berharga bagi Putri untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya, sekaligus memperkuat peluangnya meningkatkan peringkat dunia. Sementara itu, Indonesia masih berharap pada wakil lain yang masih berjuang di sektor ganda untuk membawa pulang gelar dari Japan Open 2026.