Turnamen bulu tangkis bergengsi All England Open Badminton Championships selalu menghadirkan cerita menarik tentang atlet‑atlet yang mendominasi panggung dunia. Salah satu pencapaian terbesar dalam turnamen ini adalah meraih gelar juara secara back‑to‑back (dua musim berturut‑turut) — prestasi yang langka dan membuktikan kelas seorang pemain.
Hingga edisi 2026, hanya beberapa pemain yang mampu mempertahankan gelar juara mereka dua kali berturut‑turut. Berikut 5 pemain terakhir yang berhasil menjadi back‑to‑back juara All England hingga 2026:
1. Lin Dan (China) – Men’s Singles
Lin Dan adalah salah satu legenda bulu tangkis dunia. Ia menjadi back‑to‑back juara All England pada musim 2004–2005. Dominasi Lin Dan di awal kariernya membuat namanya kerap disebut sebagai “Super Dan”.
- Prestasi All England: Juara 2004, 2005
- Keunggulan: Kekuatan mental tinggi, variasi pukulan lengkap
Keberhasilan ini menjadi salah satu tonggak awal dominasi Lin Dan di pentas internasional.
2. Taufik Hidayat (Indonesia) – Men’s Singles
Legenda Indonesia ini juga pernah meraih back‑to‑back gelar All England pada 2002–2003. Taufik dikenal dengan kecepatan footwork dan pukulan smash yang mematikan.
- Prestasi All England: Juara 2002, 2003
- Keunggulan: Skill teknis tinggi, mental juara
Prestasi ini menjadi saksi dari era emas Taufik Hidayat sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
3. Zhang Ning (China) – Women’s Singles
Zhang Ning tampil luar biasa di awal 2000‑an dengan menjadi juara All England berturut‑turut pada 2002–2003. Stabilitas permainannya di level tinggi membuatnya sulit dikalahkan saat itu.
- Prestasi All England: Juara 2002, 2003
- Keunggulan: Konsistensi teknis, permainan cerdas
Zhang Ning adalah salah satu ikon perempuan bulu tangkis yang menginspirasi banyak atlet muda.
4. Chen Long (China) – Men’s Singles
Chen Long menjadi back‑to‑back champion di All England pada 2015–2016. Sebelum era dominasi pemain top lainnya, ia sukses mempertahankan gelar juaranya.
- Prestasi All England: Juara 2015, 2016
- Keunggulan: Kekuatan fisik, pertahanan solid
Ini menjadi bukti bahwa Chen Long adalah salah satu pemain paling konsisten di generasinya.
5. Viktor Axelsen (Denmark) – Men’s Singles
Salah satu pencapaian terbaru yang luar biasa di All England ditorehkan oleh Viktor Axelsen. Ia berhasil menjadi back‑to‑back juara pada 2023–2024, membuktikan dirinya sebagai penguasa sektor tunggal putra era modern.
- Prestasi All England: Juara 2023, 2024
- Keunggulan: Dominasi serangan, kontrol interval permainan
Pencapaian Axelsen menjadi salah satu yang paling mengesankan dalam sejarah turnamen baru‑baru ini.
Mengapa Back‑to‑Back Juara Itu Istimewa?
Meraih gelar juara All England saja sudah merupakan prestasi besar. Namun, mempertahankannya di musim berikutnya menunjukkan beberapa hal:
- Konsistensi performa di level tertinggi
- Kemampuan mengatasi tekanan favorit juara
- Mental juara yang kuat di turnamen besar
Tidak banyak pemain yang mampu mempertahankan gelar juara ini karena kompetisi All England selalu diikuti oleh pemain terbaik dunia.
Kesimpulan
Hingga edisi 2026, hanya segelintir pemain yang mampu menjadi back‑to‑back juara All England — dan daftar di atas menunjukkan nama‑nama legendaris serta pemain top era modern. Dari Lin Dan dan Taufik Hidayat hingga Viktor Axelsen, pencapaian ini membuktikan kualitas dan ketangguhan mereka di panggung dunia bulu tangkis.