APBD 2017 Kota Palembang Banyak Catatan

| |

kop-dalam-berita

oleh Yuansa – foto Yuansa

beritasebelas.com, Palembang – Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kota Palembang tahun 2017 akhirnya di setujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, walaupun pembahasan untuk meloloskan raperda ini cukup alot, raperda APBD Kota Palembang disetujui menjadi perda sebesar Rp 3.153.800.882.957,57.

Persetujuan tersebut tertuang pada rapat paripurna ke 22 masa persidangan ke 3 tahun 2016 dengan agenda membahas laporan komisi-komisi mengenai rancangan peraturan daerah Kota Palembang dan persetujuan bersama raperda Kota Palembang mengenai RAPBD 2017, Rabu 30 November 2016.

apbd-kota
[Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menandatangani persetujuan raperda APBD Kota Palembang tahun 2017]
Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Palembang M Adiansyah mengetukan palu tanda sidang menyetujui raperda dan segera akan ditetapkan sebagai Perda.

“Alhamdulillah sidang sudah mencapai sepakat, APBD segera kita sahkan. Semoga Kota Palembang dapat meningkatkan pelayan kepada masyarakat. Dengan nilai APBD Rp 3.153.800.882.957,57 semoga Palembang Emas dapat terwujud,” ujar Adiansyah usai sidang.

Persetujuan tersebut dituangkan dalam berita acara sidang yang ditanda tangani oleh ketua DPRD Kota Palembang Darmawan dan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda.

Sedangkan Finda sapaan akrab Wakil Walikoto Palembang berucap syukur raperda APBD telah disetujui DPRD kota Palembang. Dirinya berterima kasih kepada semua anggota DPRD dan SKPD yang sudah melakukan rapat secara maraton membahas RAPBD tahun 2017.

Dengan telah ditetapkannya raperda APBD menjadi perda APBD. Finda berharap Pemerintah Kota Palembang bisa fokus terhadap Pembangunan di Palembang, utamanya meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

“Alhamdulillah kita sudah sepakat, APBD 2017 sudah disetujui,” singkatnya .

Adapun rincian APBD Kota Palembang tahun anggaran 2017 sebagaimana yang disetujui oleh Anggota DPRD Kota Palembang. Sektor pendapatan sebesar Rp 3.153.800.882.957,57, sedangkan dari pendapatan asli daerah ditargetkan senilai Rp 894.010.465.678,80, dari dana perimbangan sebesar Rp 1.952.819.518.000,00, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 306.970.889.266,77.

Sedangkan belanja daerah yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 4.094.304.599.490,49, dan belanja langsung senilai Rp 1.596.976.668.032,34, Surplus (depifisit) sebesar Rp 59.496.283.455,08.

Sementara untuk pembiayaan daerah di proyeksikan untuk pengeluaran pembiayaan daerah senilai Rp 59.496.283.455,08, serta pembiayaan netto sebesar Rp  (59.496.283.455,08), dan sisa pembiayaan anggaran tahun berkenaan :0,00.

print

Sebelumnya

12 Bus Angkut Peserta Aksi Damai Dari Palembang

Rumah Batu di Kebun Kopi

Berikut