Hakim PN Palembang Vonis Hukuman Mati Santoso dan Herman, Kurir 79 kg Sabu

| |

Dudi

beritasebelas.com,PalembangMajelis hakim di Pengadilan Negeri Palembang memutuskan 2 kurir 79 Kg sabu, Santoso dan Herman bersalah. Kedua kurir itu bahkan divonis mati dalam kasus tersebut.

“Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang dihadirkan di persidangan, kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah,” ucap Ketua Majelis, Erma Suharti dalam sidang vonis, Rabu (3/6).

Dalam sidang vonis secara virtual itu, tiga hakim PN Palembang menilai perbuatan kedua terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor  35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana mati terhadap masing masing terdakwa,” kata Erma didampingi 2 hakim anggota Abu Hanifa dan Murni.

Setelah membacakan putusan, hakim pun memberi waktu kepada kedua terdakwa 7 hari untuk berpikir. Sementara penasehat hukum terdakwa, Nizar dan Reza mengaku kecewa.

“Kalau melihat jumlah 79 Kg sabu memang sangat besar. Tetapi harus dilihat dari fakta bahwa kedua terdakwa ini hanya kurir yang diminta mengantar barang. Sementara kita tahu bandarnya kemana ini yang membuat kami kecewa,” kata Nizar.

Tanpa pikir panjang, Nizar mengaku bakal banding atas vonis mati 2 kliennya itu. Dia pun tegas meminta pemilik barang diusut.

Diketahui, kedua terdakwa awalnya ditangkap jajaran Lanal Palembang pada Oktober 2019 lalu di Muara Sungsang. Di sana, keduanya diamankan berikut 79 Kg sabu yang disimpan dalam 4 koper.

Tercatat kedua terdakwa merupakan warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang disebut mendapat upah masing-masing Rp 25 juta. Sementara sang bandar, YN masih misterius.

print
Sebelumnya

Sutami Desak Pemkot Palembang Distribusikan Bantuan OTG Covid 19

Pelaku Penodongan Babak Belur Hajar Massa

Berikut