Kabut Asap Ganggu Hubungan Bilateral Negara Tetangga

| |

H haery
Ketua Korwil Asperindo Sumatera Bagian Selatan, H Herriyanto

Berita Sebelas.com, Palembang

Kabut asap yang belum bisa di tanggulangi oleh pihak berwenang, membuat resah pelaku bisnis yang bergerak dibidang transportasi dan jasa pengiriman barang. Kondisi cuaca yang diakibatkan kabut asap akhir-akhir ini sudah mulai menggangu jadwal penerbangan di beberapa daerah, baik itu pergeseran jam keberangkatan dan kedatangan, sampai dengan penutupan bandara. Hal ini dikeluhkan oleh perusahaan yang bernaung di bawah organisasi Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) Korwil Sumatera Bagian Selatan.

Ketua Korwil Asperindo Sumatera Bagian Selatan, H Herriyanto, disela-sela acara pembagian masker di halaman Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Senin (14/9), mengatakan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti ini, membuat pelaku bisnis di bidang transportasi dan jasa pengiriman barang binggung, secara hitungan bisnis saat ini pengusaha transportasi dan jasa pengiriman barang mengalami kerugian karena penurunan omset.

“Kabut asap saat ini sudah menggangu kesehatan, ekonomi dan sebagainya. Dimana kondisi masyarakat kita sudah susah, ditambah dengan kasus ini menambah susah masyarakat, dan juga dampak yang di timbulkan dari kabut asap ini sudah menggangu hubungan bilateral kita dengan negara tetangga, karena mereka juga merasa terganggu, jadi harus ada tindakan tegas dari pihak berwenang,” ujarnya.

Ditambahkannya pemerintah harus bisa menanggulangi masalah ini, karena ini adalah masalah yang selalu timbul setiap tahunnya, jadi semestinya pemerintah sudah tanggap dan tidak terulang lagi kasus ini setiap tahunnya. (rie)

print
Sebelumnya

Omset Pengiriman Turun Akibat Kabut Asap

Universitas Tamansiswa Palembang Bantu Guru Kuliah

Berikut