Kadisdik Palembang Sebut Mainan Viral Lato-Lato Menganggu Kenyamanan Belajar

| |

Kop
Arto

****

beritasebelas.id, Palembang – Pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang memberi atensi khusus kepada semua sekolah baik SD maupun SMP di Kota Palembang untuk melarang siswa bermain lato-lato di sekolah.

Ansori Kadisdik Palembang (tengah) – foto Arto beritasebelas.id

Pasalnya, ‘demam’ lato-lato yang terjadi pada anak-anak saat membuat siswa tak melihat waktu dan tempat yang kemudian berdampak mengganggu kenyamanan belajar.

Bahkan, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ansori telah mengeluarkan surat edaran berupa larangan siswa SD dan SMP untuk tidak membawa permainan Lato-lato ke sekolah.

Larangan membawa lato-lato ke sekolah tertuang dalam surat Dinas Pendidikan Nomor: 420/0191/Disdik/2023 dengan instruksi yang tertulis ditujukkan juga kepada guru dan siswa.

“Guru harus memeriksa siswa agar tidak membawa Lato-lato ke sekolah. Ini untuk menjaga proses belajar dan mengajar supaya fokus,” tegasnya, Sabtu 21 Januari 2023.

Dalam surat tersebut tertulis tiga poin penting alasan Lato-lato dilarang dibawa ke sekolah. Salah satunya karena permainan viral itu dapat mengganggu waktu belajar siswa.

“Karena sedang viral, Lato-lato dimainkan oleh anak-anak hingga tidak mengenal tempat dan waktu,” katanya.

Ansori mengatakan, semenjak lato-lato viral dan sering dimainkan oleh anak-anak, ada beberapa dampak negatif yang dialami para siswa.

Yakni, siswa tidak dapat membagi waktu antara bermain dan belajar. Apalagi saat ini nasihat orangtua pun sulit didengarkan para siswa.

“Mainan ini berdampak negatif seperti mengganggu kenyamanan belajar dan lainnya,” katanya.

Ansori mengatakan, terdapat tiga poin penting dalam surat edaran Disdik Kota Palembang yang perlu dipahami, yakni:

1. Menginstruksikan satuan pendidikan untuk melarang peserta didik membawa alat permainan Lato-lato atau barang mainan lainnya yang membahayakan ke sekolah.

2. Jika ditemukan siswa yang membawa Lato-lato atau barang mainan lainnya ke sekolah, maka pihak sekolah berhak mengambil Lato-lato atau barang mainan lainnya yang membahayakan tersebut.

3. Mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi dan memastikan keamanan anak-anaknya dalam melakukan berbagai aktivitas agar tidak membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar.

print
Sebelumnya

Bidik Juara Livoli, Ini yang Bakal Dilakukan Palembang Sportivo

KPD dan Sarkub Bakal Gelar Ziarah Bersama Ke Kawah Tengkurep

Berikut