Kapal Bermuatan Pupuk Tenggelam di Sungai Musi

| |

Dudi

beritasebelas.com,Palembang Kapal kargo karam di perairan Sungai Musi di tepian daratan Asegaf Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Menurut saksi mata Abdullah, kapal sudah terlihat tenggelam sejak pagi hari.

Kondisi kapal carga yang karam di tepian Sungai Musi Palembang

“Pagi-pagi warga lihat kapal itu karam sekitar 50 meter dari daratan Seberang Ulu,” kata Abdullah, warga Asegaf 16 Ulu, Jum’at (14/8).

Namun ia mengaku tak mengetahui sejak kapan kapal kargo tersebut karam.

“Tidak tahu saya. Karena (kapal karam) baru ketahuan pas pagi tadi sekitar pukul 07.30 ,” kata Abdullah.

Terpisah, Kasat Polair Polrestabes Palembang, Kompol Cahyo Yudo Winarno, menerangkan kapal karam tersebut merupakan Kapal Motor (KM) Ceria 8 bermuatan pupuk curah. Saat berlayar di perairan Sungai Musi dini hari tadi, sekira pukul 02.30, kapal tenggelam tak jauh dari daratan 16 Ulu.

“Awalnya pada pukul 01.00, nahkoda KM Ceria 8 menyadari posisi kapal miring ke kanan. Pada pukul 01.15 , kamar mesin kapal terendam air setinggi 1,5 meter,” kata Yudo.

Mengetahui mesin kapal terendam, sebanyak 15 orang anak buah kapal (ABK) KM Ceria 8 berusaha memompa air, namun tak berhasil.

“Meski dipompa, air masih deras membanjiri kamar mesin kapal,” kata Yudo.

Yudo melanjutkan, nahkoda KM Ceria 8 lalu memerintahkan para ABK bersiap meninggalkan kapal. Sekira pukul 02.10, nahkoda kapal meminta bantuan kapal pandu dan tunda TB Tanjung Buyut 2, untuk mengevakuasi para ABK dan mengandaskan kapal ke perairan dangkal untuk menjauh dari alur pelayaran kapal.

“Pada pukul 05.15, KM Ceria 8 tenggelam dan terbalik ke dasar sungai Musi. Selanjutnya, penanganan kapal tenggelam dilaksanakan KSOP (Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Boom Baru Palembang,” katanya.

print
Sebelumnya

Sidang Paripurna DPRD Sumsel Dengarkan Pidato Kenegaraan HUT RI ke-75 Berjalan Khidmat Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Guru Gaptek Diminta Kreatif Saat KBM Daring

Berikut