Karet dan Kopi Lesu, Tanam Jagung

| |

kop-dalam-berita

Oleh Dayat – poto Dayat

Beritasebelas.com, Lahat – Demi mencarikan alternatif khususnya bagi petani kopi, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Lahat terus mensosialisasikan penanaman jagung hibrida. Tanaman pokok disebagian belahan dunia ini didorong lantaran lebih mudah dari sisi penanaman dan permodalan sementara pangsa pasarnya cukup menjanjikan. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ir Hapit Fadli MM.

sarasehan
[Kelompok tani mendengarkan sosialisasi dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura]
Dijelaskan Hapit, selain mempunyai pertanian utama seperti kopi, karet dan jenis pertanian lain, para petani juga harus memiliki ladang pertanian alternatif yang bisa dijadikan penunjang, bagi pendapatan keluarga. Menurut Hapit seperti diketahui banyak petani kopi saat ini mengeluh lantaran hasil panen kopi anjlok. Disisi lain petani karet mengeluh lantaran harganya yang cendrung murah.

“Kondisi tersebut harus dicarikan alternatif oleh petani itu sendiri. Jika tidak, roda perekonomian keluarga akan semakin sulit. Apalagi seperti kopi yang hanya setahun sekali bisa dipanen,”ungkap Hapit, Minggu 30 Oktober 2016.

Untuk itu ungkapnya, pihaknya terus mendorong petani melalui kelompok tani menanam jagung dengan memanfaatkan lahan yang tersisa. Dikatakanya, setidaknya sudah beberapa kecamatan yang diberikan penyuluhan seperti Kecamatan Mulak Ulu, Kota Agung, Tanjung Tebat dan kecamatan lain.

“Selain praktis dalam hal pengelolaan, tanaman ini juga banyak manfaatnya seperti menghasilkan karbohidrat, untuk bahan pangan olahan seperti minyak jagung dan bahan dasar tepung maizena, bioenergy, bahan kosmetik. Selain itu untuk kebutuhan pangan ternak,”terang Hapit.

Ditambahkanya, tanaman yang satu ini juga bisa tumbuh didataran rendah sampai tinggi hingga 1200 meter, memerlukan media tanah lempung, tanah vulkanik yang subur, gembur seperti yang ada disebagian besar di kabupaten Lahat.

“Sejauh ini sudah ada beberapa kelompok tani yang mekakukanya bahkan sudah menikmati hasilnya. Makanya kita terus dorong petani lain,” ajaknya.

print

Sebelumnya

Sriwijaya Pulang Dengan Tangan Hampa

Warga Lahat Haus Hiburan

Berikut