Kenali Penggunaan Masker Yang Benar

| |

Berita Sebelas.com, Palembang

Pemakaian masker merupakan salah satu upaya yang sangat efektif untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti influenza, tuberkolosis dan sebagainya. Pemakaian masker di masyarakat terlihat sudah meningkatkan walaupun disebagian masyarakat kita, pada kondisi cuaca yang tidak bersahabat seperti ini masih ada masyarakat yang enggan menggunakan masker dengan berbagai alasan, seperti menganggap menggunakan masker adalah orang sakit atau pembawa penyakit menular yang sangat berbahaya. Padahal pemakaian masker mempunyai tujuan yang sangat baik untuk mencegah penularan penyakit pada orang lain melalui udara.

Ada Berapa Macam Masker untuk Kesehatan?

Dalam dunia kesehatan, dikenal 2 macam jenis masker yang umum di gunakan antara lain :

 

 

unduhan (3)

Masker Biasa

Masker biasa atau yang dikenal dengan nama masker bedah (surgical Mask) yang sudah umum digunakan oleh masyarakat, masker jenis ini memiliki 2 bagian, bagian luar berwarna hijau muda dan bagian dalamnya berwarna putih, serta memiliki tali/karet untuk memudahkan terpasang ke bagian belakang kepala atau telinga. Disebut masker bedah (surgical mask) karena, masker jenis ini banyak dipakai oleh tenaga kesehatan ketika melakukan tindakan operasi dan efektif sebagai penghalang cairan dari mulut dan hidung sehingga tidak menkontaminasi sekeliling.

Kelemahan masker jenis ini tidak didesain  untuk menyaring partikel dan mikroorganisme yang berukuran sangat kecil, termasuk virus influenza dan bakteri turbekulosis. Oleh karena itu orang yang sehat tidak disarankan untuk menggunakan masker jenis ini dan cukup hanya orang yang sakit saja. Seperti yang pernah disampaikan oleh dr. Dedi Suryatno, kepala Poliklinik DOTS RS. Hasan Sadikin Bandung, masker bedah efektif digunakan oleh pasien karena dapat menyaring percikan air liur atau dahak yang dikeluarkankan oleh pasien.

Beda halnya bila orang sehat yang memakai masker tersebut. Mikroorganisme yang berukuran sangat kecil dan melayang-layang diudara dapat terjebak di  di dalam pori-pori masker tersebut. Bila mikroorganisme tersebut berakumulasi, dapat terhirup dan pada akhirnya masuk ke dalam saluran pernafasan.

 

images (4)

Masker respirator N95 

Masker jenis ini merupakan alternatif bagi orang sehat untuk berinteraksi dengan orang sakit. Masker ini disebut N95 karena dapat menyaring hingga 95 % dari keseluruhan partikel yang berada di udara. Bentuk masker jenis ini biasanya setengah bulat dan berwarna putih, terbuat dari bahan solid dan tidak mudah rusak. Pemakaiannya juga harus benar-benar rapat, sehingga tidak ada celah bagi udara luar masuk .

Masker ini biasanya dipergunakan oleh tenaga kesehatan di bagian infeksi dan menular. Masker ini biasanya dipergunakan juga oleh petugas peternakan ketika terjadi wabah flu burung. Kelemahan masker N95 antara lain bagi yang tidak terbiasa  menggunakan, mungkin akan merasa gerah dan sesak sehingga hanya bertahan beberapa jam saja memakainya, dan untuk mendapatkan masker jenis ini agak sulit dan relatif mahal harganya.

Menggunakan masker (face mask) terbukti merupakan cara yang murah, mudah dan efektif untuk mengurangi paparan polusi udara terhadap kesehatan Anda, dan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti influenza, tuberkolosis dan sebagainya.

Menurut penelitian di Beijing, Cina dan India (yang notabene tingkat polusi menyerupai kondisi polusi di Jakarta), pemakaian face mask mengurangi gejala-gejala penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan denyut nadi. Selain itu, fungsi paru-paru mereka yang menggunakan face mask lebih baik bila dibanding mereka yang tidak memakai masker. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut dalam mengetahui seberapa besar efektivitasnya.

Fungsi dari masker yang kita tahu adalah mencegah mikroorganisame dan debu atau kotoran supaya nggak masuk ke dalam tubuh. Tapi, tahu nggak sih fungsi lain dari masker dan cara penggunaannya?

Kita pasti sering lihat sekarang banyak orang di jalan atau naik motor menggunakan masker sebagai penutup hidung dan mulut. Fungsi dari masker itu sendiri adalah mencegah mikroorganisme dari udara luar masuk ke dalam tubuh, atau sebaliknya. Juga mencegah dari tertularnya penyakit yang menyebar lewat udara, misalnya flu atau batuk. Jadi masker bukan hanya dipakai oleh dokter ataupun petugas kesehatan aja, tapi kita juga seharusnya memakai masker untuk kesehatan kita.

(san disadur : Nur Muhammad FH, Jangan Ragu Menggunakan Masker, Harian PR Edisi 28 February 2013).

print

Sebelumnya

Cara Memakai Masker Yang Benar  

KPU Muaraenim Kalah Di PT TUN Medan

Berikut