Realisasi Pendapatan 11 Sektor Pajak Kota Palembang Capai 92 Persen

| |

kop-dalam-berita

Oleh Yuansa

Beritasebelas.com, Palembang – Realisasi pendapatan pajak dari 11 sektor objek pajak yang ditarik oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Palembang dipastikan melebihi target. Ini diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Palembang kepada awak media, Selasa 1 November 2016 di ruang kerjanya.

Dirinya meyakini, pencapaian target seluruh sektor pajak dan retribusi bisa diatas 100% sampai akhir tahun 2016 ini.

kantor-walikota2“Dari 11 jenis pajak yang kita kelola, 7 objek pajak sudah 100 persen pada APBD induk tahun 2016,” Ungkapnya.

Menurutnya, meski saat ini kondisi ekonomi sedang lesu, namun bukan berarti upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palembang juga menurun.

Hal itu dapat dilihat dari upaya yang dilakukan, dimana terlihat dari PAD yang didapat sampai Oktober cukup signifikan. Dari target Rp 491,8 miliar, sudah terealisasi Rp 455,4 miliar atau 92,59%.

“Tahun ini target pajak melebihi angka Rp 491 miliar, tahun depan kita targetkan realisasi pajak dan retribusi bisa diangka Rp 600 miliar,” ungkapnya.

Shinta menerangkan, saat ini realisasi pajak yang sudah melebihi angka 100% berasal dari, pertama pajak restoran yang mencapai 104,77% atau Rp 58,3 miliar dari target Rp 55,6 miliar.

Kedua berasal dari pajak hiburan yang sudah mencapai 113,23% atau Rp 13,9 miliar dari target Rp 12,3 miliar, ketiga pajak penerangan non PLN yang mencapai 134,76% atau Rp 4,8 miliar dari target Rp 3,6 miliar.

Setelah itu, ada sektor pajak air tanah yang mencapai 164,76% atau Rp 18 juta, terus ada pajak Sarang Burung Walet yang mencapai realisasi 107,46% atau Rp 60,7 juta, kemudian pajak mineral bukan logam dan batuan yang mencapai 122,34% atau Rp 401,4 juta dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencapai 105,33% atau Rp 113,4 miliar.

“Kita masih kekurangan target sekitar Rp74 miliar, namun kita masih punya waktu 3 bulan lagi untuk mengejar,” ujarnya

Dikata Shinta untuk target PAD terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Seperti tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, jika pada tahun lalu hanya Rp 478 miliar, tahun ini sebesar Rp 491,8 miliar.

 

Bahkan, untuk tahun ini saja, ada dua kali kenaikan, seperti pada APBD Induk, targetnya Rp 491,8 miliar, dan APBD Perubahan lalu, target PAD naik menjadi sebesar Rp 526 miliar.

“Pada tahun 2017, kita kembali akan meningkatkan PAD dari 11 sektor pajak dari angka Rp 526,8 milyar menjadi Rp 602 milyar,” pungkasnya

print

Sebelumnya

Warga Lahat Haus Hiburan

Waspada Produk Farmasi Online

Berikut