Permen yang Diduga Mengandung Narkoba Beredar di Banyuasin

| |

kop-dalam-berita

oleh Haqulana – poto dokumen

Beritasebelas.com, Banyuasin – Murid SD di Kabupaten Banyuasin terancam, pasalnya permen yang di duga mengandung narkoba mulai beredar di jajanan sekolah. Seperti yang dijual di kantin SD Negeri 13 Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III, terdapat permen jari beraneka warna, seperti yang menjadi viral di dunia maya yang merupakan permen mengandung narkoba.

Logo Banyuasin

“Kalau dari penampakannya sama persis dengan permen narkoba yang fotonya beredar di internet,” kata Sucipto  ketua RT 4 Kayuara Kuning.

Permen tersebut sangat disukai anak-anak di Banyuasin, karena rasanya yang manis dengan aneka warna yang menarik serta aromanya harum. “Kami berharap Dinas Kesehatan mengecek kandungan permen ini, takutnya benar-benar mengandung zat berbahaya,” tegasnya.

Hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan sangat diperlukan, agar warga tidak ragu-ragu lagi. Apakah permen tersebut berbahaya atau tidak. “Mesti cepat diidentifikasi agar bisa diambil tindakan selanjutnya,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, Masagus Hakim mengatakan pihaknya baru mengetahui itu dari media. “Kami telah menurunkan tim untuk memeriksa permen tersebut ” ungkapnya.

Sebelumnya Pihak Dinas Kesehatan juga pernah mendapat laporan kalau di Kabupaten Banyuasin beredar pena beraroma narkoba. “Setelah di periksa ternyata tidak benar, yang pasti kami akan sangat serius menindaklanjuti persoalan ini. Jangan sampai generasi muda kita diracuni dengan zat-zat yang berbahaya tersebut,”katanya.

Terkait laporan tersebut, Budi Santoso, Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin menegaskan pihak sekolah harus mengawasi jajanan yang ada kantin di sekolah. Karena jika tidak, akan membahayakan kesehatan anak. Selain itu, Dinas Kesehatan tidak boleh berdiam diri, karena kemana program yang dicanangkan tentang pengawasan makanan selama ini dan fungsinya harus dijalankan.

“Saya minta dinas terkait bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Banyuasin untuk membuat edaran terkait dalam jajanan kantin, dan harus selektif. Harapan apa yang di dagangan tidak membahayakan kesehatan anak,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga meminta adanya tindakan cepat dari aparatur tersebut. Misalkan, menelusuri agen-agen yang mengedarkan barang yang di duga mengandung narkoba.

“Supaya peredaran barang tersebut dapat dihentikan, dan menarik peredaran makanan berbahan berbahaya itu,” pungkasnya.

print
Sebelumnya

Beto Hattrick, Pencetak Gol Terbanyak Bersama

Di Banyuasin, Orang Meninggal Masih Ditagih BPJS

Berikut