***
beritasebels.id, Babat Supat – Lembaga Ta’lif wan Nashr (LTN) PCNU Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan kegiatan tata cara menulis Arab di komputer, dengan menghadirkan pemateri Gus Rohmatulloh Ihsan dari Ponpes Mamba’ul Hisan dan Gus Daniel Fitrian dari Ponpes Hidayatul Fudhola Wali Songo, Kamis 16 September 2021.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Falah Sukamaju Kecamatan Babat Supat dan berlangsung selama satu hari penuh diikuti oleh para santri Pondok Pesantren Al Falah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan PP Al-Falah Kiyai Arwani Arsyad, Kiyai Mushlih Pengasuh PP Darul Hikmah, KH Muhammad Jazuli Ketua Tanfidziyah PCNU Musi Banyuasin, dan Ketua LBM NU Musi Banyuasin.
Ketua PCNU Musi Banyuasin KH Muhammad Jazuli, S.I.Kom saat ditemui mengatakan Dakwah itu bisa dilakukan melalui lisan dan tulisan, pihaknya menyambut baik kegiatan Santri Menulis yang diadakan Lembaga Ta’lif wan Nashr (LTN) PCNU Kabupaten Musi Banyuasin.
Menurut KH Jazuli “Dunia Ta’lif Wan Nasyr sebenarnya sudah menjadi bagian dari keseharian dikalangan santri dan sekarang juga banyak diperjualbelikan di toko-toko kitab atau buku, itu merupakan produk dunia Ta’lif Wan Nasyr.
“Sebab kitab kuning merupakan sebentuk karya tulis yang dicetak dan diterbitkan dalam bentuk kitab atau buku. Dengan kata lain, secara kultural dunia Ta’lif (menulis) dan Nasyr (mencetak, menerbitkan, publikasi) sudah demikian lama dan dekat menjadi bagian penting keseharian kalangan Nahdliyin khususnya, dan dunia Islam pada umumnya,” ujarnya seperti rilis yang di terima media ini, Jumat 17 September 2021.
Diera semua serba digital, santri harus mampu menjawab tantangan zaman terutama menulis Arab berbasis computer, sehingga ilmu para ulama salaf yang dikaji di pondok pesantren bisa diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia atau menulis khutbah-khutbah dll.
KH Jazuli berharap, kader NU selain mampu menulis berita, juga mampu menulis materi-materi dakwah ala nahdliyah sebagai jam’iyah ahlussunah wali jamaah.