Program BLT dari Pemerintah, Dinilai Tidak Efektif Tekan Kenaikan Harga BBM

| |

Kop
Uci

****

beritasebelas.id, Palembang – Program pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat untuk mengatasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai tidak efektif. Hal ini diungkapkan oleh Pengamat Ekonomi Yan Sulistyo.

Pengamat ekonomi Yan Sulistyo – foto Uci beritasebelas.id

Menurutnya, Program BLT yang diberikan kepada masyarakat hanya untuk menarik simpati akibat dari kebijakan pemerintah menaikan harga BBM.

“Pemberian BLT ini tidak memberikan efek apapun terhadap ekonomi, kelihatan pemerintah tidak memiliki strategi dalam menyeimbangi kenaikan harga BBM,” kata Yan saat diwawancarai via telephone, Selasa (20/9).

Terlebih pemberian BLT dari pemerintah dikeluarkan melalui dana APBN.

“Lebih baik BLT itu tidak usah diberikan sama sekali, karena BLT itu dikeluarkan oleh pemerintah melalui APBN, untuk apa, kalaupun mau memberi bantuan itu harusnya yang lebih tepat memberikan bantuan adalah Pertamina bukan pemerintah melalui APBN,” tegas Yan.

Dia menyebut, jika kenaikan harga BBM ini akan memberikan keuntungan yang besar bagi Pertamina.

“Jadi seharusnya yang memberi bantuan itu Pertamina bukan pemerintah melalui APBN, karena APBN itu adalah milik rakyat Indonesia, sementara kenaikan harga BBM itu adalah gara-gara Pertamina,”ketusnya.

“Jadi pemerintah ini tidak memiliki strategi dalam menyikapi kenaikan harga BBM, ini hanya bisa omong doang, pemberian BLT untuk mengatasi dampak dari kenaikan harga BBM itu sangat tidak efektif,” jelasnya.

Dia berharap, pemerintah daerah bisa mengatasi kenaikan harga-harga termasuk inflasi.

“Karena hanya pemerintah daerah yang bisa diharapkan, berharap dengan pemerintah pusat sudah cukup, sudah tidak bisa lagi, telinga mereka sudah tertutup, hati nurani mereka sudah tertutup dengan dosa pekat mereka,” pungkasnya.

print
Sebelumnya

Sepeda Motor Milik Mahasiswa Raib Digondol Maling

Sekda Kota Palembang Lantik 128 Kepala Sekolah

Berikut