Waduh, Tumpukan Sampah Berserakan Hingga ke Badan Jalan

| |

Kop
Tia

****

beritasebelas.id, Palembang – Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Walikota Haji Husni, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan terlihat makin berserakan hingga hampir menutupi setengah badan jalan.

Tumpukan sampah yang berserakan di Jalan Walikota Husni diujung jembatan Musi VI yang kurang di perhatikan pemerintah – foto Tia beritasebelas.id

Pantauan dilapangan, jika sampah tersebut terlihat makin hari makin bertambah banyaknya namun Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang seperti belum melakukan tindakan.

Selain menggangu penglihatan mata, tumpukan sampah yang berhamburan hingga memakan hampir setengah badan jalan tersebut menimbulkan aroma yang kurang enak.

Menurut keterangan salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya, sampah tersebut merupakan sampah kiriman dari warga sekitar dan juga sampah dari pedagang Pasar 3-4 Ulu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Akhmad Mustain saat diwawancarai via WhatsApp hanya menyampaikan, jika pihaknya selalu mengatasi masalah sampah yang ada di Kota Palembang setiap harinya.

“Masalah sampah itu selalu kita tangani setiap harinya,” ujar Mustain saat diwawancarai, Rabu (16/3/2023).

Sementara itu, Pengamat Lingkungan Perkotaan, Taufik Anwar mengatakan jika terkait sampah di area tersebut merupakan tanggungjawab camat setempat.

“Itu tanggungjawab dari camat di sana, seharusnya baik Camat, RT, Lurah sekitar harus memberikan ketegasan agar tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan,” kata Taufik saat dibincangi via telepon.

Menurutnya, warga masyarakat yang membuang sampah di jalan tersebut dikarenakan tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara.

“Biasanya masyarakat ini buang sampah sembarangan karena memang di daerah itu tidak ada lagi tps nya, dan juga memang sedari awal memang ada yang memulai membuang sampah di sana,” imbuhnya.

Lebih lanjut Taufik menuturkan, banyak tps resmi yang tadinya memang disediakan tetapi sekarang banyak yang ditutup.

“Tps itu banyak yang ditutup, jadi mungkin masyarakat juga bingung mau membuang di mana,” tuturnya.

Taufik mengimbau, agar Pemerintah setempat memberikan tulisan peringatan atau larangan agar tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan di sana.

“Itu harus dibuat imbauan atau tulisan, karena itu mengganggu mata karena kan sudah sampai ke jalan dan juga baunya sangat menyengat,” imbaunya.

Taufik menyampaikan, untuk kebersihan lingkungan terutama terkait masalah sampah bukan hanya tugas DLHK akan tetapi pemimpin daerah setempat.

“Ya itu harus ada kesadaran juga dari masyarakatnya, jadi intinya saling membantu dan jangan seenaknya. Itu juga kan demi kebersihan lingkungan sekitar, agar semua nyaman,” tukasnya.

print
Sebelumnya

The Alts Movement Palembang Hadirkan Tema Tabula Rasa dan Sketsa Rasa, Nikmati Pengalaman Berbuka dengan Keanekaragaman

Diprotes Pelatih, PBSI Sumsel Akui Seleksi PONAS Sudah Fair

Berikut