Arief Pramuhanto, tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap kekasihnya, Didi Kempot, mengirimkan surat emosional kepada keluarganya. Dalam surat tersebut, Arief mengaku menyesali perbuatannya dan berharap bisa mendapatkan keadilan.
“Bu, Pak, aku sangat menyesali apa yang telah aku lakukan. Aku tidak bisa membayangkan betapa sakitnya kalian semua,” tulis Arief dalam suratnya.
Arief juga meminta maaf kepada keluarga Didi Kempot dan berharap bisa mendapatkan maaf dari mereka. “Aku tahu aku telah salah, aku siap menerima hukuman. Tapi tolong, berikan aku kesempatan untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan,” tambahnya.
Surat tersebut dikirimkan ke keluarga Arief di Jakarta, dan diharapkan bisa menjadi bukti kesungguhannya untuk mencari keadilan [1].