PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menargetkan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di delapan fasilitas. Program tersebut menjadi bagian dari strategi transisi energi dan pengurangan emisi perusahaan.
Lautan Luas menggandeng Greenvolt Power Indonesia untuk mengembangkan pemanfaatan energi surya tersebut. Kedua pihak menandatangani Heads of Agreement (HoA) pada Agustus 2026. Delapan fasilitas berada di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.
Proyek PLTS tersebut diproyeksikan menghasilkan energi bersih sekitar 1.780.508,6 kWh setiap tahun. Pengembangan ini mencakup kantor pusat dan sejumlah fasilitas manufaktur Lautan Luas. Perusahaan menilai energi surya dapat mengurangi ketergantungan terhadap listrik berbasis energi fosil.
Langkah tersebut melanjutkan penggunaan energi surya yang sudah berjalan di sejumlah fasilitas perusahaan. Hingga 2025, Lautan Luas telah memasang 2.097 panel surya berkapasitas 1.052 kWp. Instalasi tersebut tersebar di tiga entitas perusahaan.
Salah satu fasilitas di Gresik sebelumnya menggunakan PLTS untuk mendukung operasional pabrik. Sistem tersebut diperkirakan mengurangi emisi karbon hingga 141,5 ton per tahun. Lautan Luas juga mengembangkan energi biomassa sebagai bagian dari diversifikasi energi bersih.
Pengembangan PLTS menjadi bagian dari peta jalan transisi energi Lautan Luas. Perusahaan menilai langkah tersebut dapat memperkuat efisiensi sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Strategi ini juga memperkuat implementasi prinsip ESG dalam operasional perusahaan.