Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 0,75 persen pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. IHSG ditutup di level 6.450,02 pada akhir perdagangan.
Sebelumnya, IHSG sempat mencapai 6.482,57 pada sesi pertama perdagangan. Penguatan tersebut didukung kenaikan sejumlah saham sektor energi dan komoditas.
Saham PT Bayan Resources Tbk atau BYAN menjadi salah satu penggerak utama perdagangan. BYAN sempat melonjak 19,97 persen ke level Rp17.275 per saham. Saham tersebut mencapai batas auto rejection atas atau ARA pada sesi pertama.
Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk atau JARR juga mencatat kenaikan signifikan. JARR melesat 24,88 persen menjadi Rp2.510 per saham pada sesi pertama. Saham TEBE dan PGUN turut menguat hingga menyentuh batas ARA.
Lonjakan BYAN terjadi ketika pasar menyoroti rumor akuisisi saham perusahaan tersebut oleh Haji Isam. Rumor itu berkaitan dengan rencana pembelian sekitar 62,2 persen saham BYAN. Namun, informasi tersebut belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Penguatan saham terkait Jhonlin membuat sentimen pasar semakin menarik perhatian investor. Meski demikian, investor tetap perlu mencermati keterbukaan informasi resmi perusahaan. Pergerakan saham berbasis rumor juga memiliki risiko volatilitas yang tinggi.