Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG turun 0,06 persen pada perdagangan Rabu, 2 September 2026. Indeks ditutup di level 6.595,78.
IHSG kehilangan sekitar 4,17 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya. Meski demikian, sejumlah saham berkapitalisasi besar masih bergerak positif.
Saham DCII menjadi salah satu yang mencuri perhatian. Selain itu, saham BBCA juga mampu bertahan di zona hijau.
IHSG Turun 0,06 Persen pada Penutupan
Perdagangan saham berlangsung cukup aktif sepanjang hari. Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp16,83 triliun.
Selain itu, sebanyak 64,40 miliar lembar saham berpindah tangan. Frekuensi perdagangan mencapai 2,46 juta transaksi.
Sebanyak 321 saham berakhir melemah. Sementara itu, 282 saham berhasil menguat dan 186 saham tidak berubah.
Dengan demikian, tekanan jual masih lebih dominan pada perdagangan hari ini.
DCII Melaju Lebih dari 4 Persen
Di tengah pelemahan IHSG, sektor teknologi justru tampil kuat. Indeks sektor teknologi naik 3,74 persen.
Salah satu pendorongnya adalah saham PT DCI Indonesia Tbk atau DCII. Saham tersebut naik 4,08% menjadi Rp200.050 per lembar.
Selain DCII, saham BELI juga mencatat lonjakan besar. BELI naik 24,54% hingga menyentuh batas auto rejection atas.
Karena itu, teknologi menjadi sektor dengan performa terbaik pada perdagangan 2 September.
BBCA Ikut Bertahan di Zona Hijau
Saham perbankan juga membantu menahan tekanan terhadap indeks. BBCA menjadi salah satu saham yang menguat.
Harga saham BBCA naik 1,14% menjadi Rp6.675. Selain itu, BBRI naik 0,30% dan BMRI menguat 0,93%.
BBCA juga mencatat nilai transaksi sekitar Rp723,12 miliar. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu saham bank dengan transaksi terbesar hari ini.
Enam Sektor Saham Melemah
Meski teknologi dan keuangan menguat, enam sektor saham masih terkoreksi. Sektor barang baku mengalami penurunan paling dalam.
Sektor tersebut melemah 1,34%. Selanjutnya, sektor infrastruktur turun 0,95%. Sektor industri juga terkoreksi 0,81%.
Sebaliknya, lima sektor berhasil menguat. Teknologi memimpin dengan kenaikan 3,74%. Kemudian, sektor keuangan tumbuh 0,63%.
Pergerakan bursa Asia juga cenderung negatif. Kondisi tersebut ikut mewarnai perdagangan saham domestik.
Pada akhirnya, IHSG turun 0,06 persen ke level 6.595,78. Namun, penguatan DCII dan BBCA menunjukkan bahwa peluang kenaikan masih muncul pada sejumlah saham di tengah tekanan pasar. Cek juga prediksi situs toto yang bisa membawa kemenangan sekarang juga !