Pearly Tan/Thinaah Muralitharan tersingkir dari China Masters 2026 setelah kalah dari Benyapa/Nuntakarn Aimsaard. Pasangan Malaysia itu menyerah dalam tiga gim di Shenzhen, Kamis (3/9/2026).
Pearly/Thinaah yang menempati peringkat kelima dunia kalah dengan skor 16-21, 21-17, 19-21. Pertandingan babak kedua tersebut berlangsung selama 67 menit. Sebelumnya, mereka mendapat bye pada babak pertama.
Kekalahan ini memperpanjang periode sulit Pearly/Thinaah setelah cedera yang dialami Pearly. Ia sempat menepi pada pertengahan tahun untuk menjalani pemulihan. Kondisi tersebut membuat pasangan Malaysia itu masih berusaha menemukan kembali permainan terbaiknya.
Hasil tersebut juga terasa semakin mengecewakan karena lawannya memiliki peringkat lebih rendah. Benyapa/Nuntakarn saat ini berada di peringkat ke-43 dunia. Mereka sebelumnya juga mengalahkan Pearly/Thinaah pada Singapore Open 2026.
Pearly/Thinaah sebenarnya datang dengan peluang bagus setelah sejumlah pasangan unggulan mundur. Mereka bahkan mendapat keuntungan berupa bye pada babak pertama. Namun, kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan setelah kembali terhenti di tangan pasangan Thailand.
Kegagalan di China Masters menjadi pekerjaan rumah bagi Pearly/Thinaah menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka perlu segera memulihkan konsistensi dan kepercayaan diri sebelum tampil di ajang tersebut.