Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia kembali menjadi perhatian investor setelah mencatatkan aksi pembagian dividen besar-besaran. Dua di antaranya yang paling disorot adalah PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dan beberapa emiten berinisial RATU yang ikut masuk radar pasar karena prospek kinerja dan daya tarik dividen.
Fenomena ini membuat saham-saham berbasis dividen kembali dilirik sebagai pilihan investasi jangka menengah hingga panjang.
ARCI Tebar Dividen Jumbo Rp1 Triliun
Salah satu sorotan utama datang dari PT Archi Indonesia Tbk, emiten tambang emas yang resmi membagikan dividen total sekitar US$60 juta atau setara Rp1,02 triliun dari laba tahun buku 2025.
Dividen tersebut setara dengan sekitar 58,5% hingga 60% dari laba bersih perusahaan, yang menandakan komitmen kuat ARCI kepada pemegang saham.
Kinerja keuangan ARCI juga tercatat melonjak tajam:
- Laba bersih 2025 naik signifikan hingga sekitar US$103 juta
- Produksi emas meningkat sekitar 33%
- Pendapatan mencapai hampir US$496 juta
Kombinasi kenaikan laba dan dividen besar membuat ARCI kembali masuk radar investor yang mencari yield dividen sekaligus growth saham tambang emas.
Sentimen Positif dari Sektor Komoditas
Kinerja ARCI tidak lepas dari faktor eksternal, terutama:
- Harga emas global yang relatif tinggi
- Efisiensi operasional tambang
- Peningkatan volume produksi
Sektor tambang emas sendiri sering dianggap sebagai safe haven ketika pasar global bergejolak, sehingga emiten seperti ARCI mendapat tambahan sentimen positif dari investor.
RATU dan Emiten Dividen Lain Jadi Incaran
Selain ARCI, saham-saham yang sering disebut dalam kategori “royal dividen” termasuk emiten dengan kode RATU yang juga menarik perhatian pasar karena konsistensi pembagian dividen dan prospek bisnis yang stabil.
Walaupun tidak sebesar ARCI dalam nominal dividen, emiten-emiten ini biasanya:
- Punya cash flow stabil
- Dividend payout konsisten
- Menarik bagi investor jangka panjang
Prospek Saham Dividen di 2026
Tren saham dividen kembali menguat di 2026 karena beberapa faktor:
- Suku bunga global mulai stabil
- Investor mencari passive income dari dividen
- Rotasi dari saham spekulatif ke saham fundamental kuat
Dalam kondisi ini, saham seperti ARCI dan emiten sejenis berpotensi tetap menarik selama:
- Harga komoditas stabil
- Kinerja laba tetap tumbuh
- Manajemen menjaga payout ratio sehat
Risiko yang Tetap Perlu Diperhatikan
Meski terlihat menarik, saham emiten dividen tetap memiliki risiko:
- Ketergantungan pada harga komoditas (untuk sektor tambang)
- Volatilitas laba tahunan
- Potensi penurunan produksi
- Sentimen global yang berubah cepat
Investor tetap perlu memperhatikan fundamental, bukan hanya besarnya dividen.
Kesimpulan
Saham PT Archi Indonesia Tbk menjadi salah satu emiten paling menarik di 2026 setelah membagikan dividen jumbo hingga Rp1 triliun lebih. Kinerja laba yang melonjak dan dukungan harga emas membuat prospek saham ini masih solid di mata investor.
Sementara itu, emiten berlabel RATU dan saham dividen lainnya juga ikut menjadi incaran karena menawarkan stabilitas dan potensi imbal hasil rutin.