Hasil Macau Open 2026 menghadirkan kabar kurang menggembirakan bagi Indonesia. Pasangan ganda putra andalan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, harus mengakhiri perjuangan lebih cepat setelah tersingkir pada babak 16 besar. Hasil ini terasa semakin mengecewakan karena sebelumnya Leo/Daniel lolos ke babak kedua tanpa bertanding akibat lawan mereka mundur atau walkover (WO).
Kegagalan tersebut membuat harapan Indonesia di sektor ganda putra kembali mendapat pukulan di turnamen BWF World Tour Super 300 yang berlangsung di Macau tersebut.
Leo/Daniel Sempat Diuntungkan Walkover
Pada babak pertama, Leo/Daniel sebenarnya mendapat keuntungan besar. Mereka melaju ke babak 16 besar tanpa perlu menguras tenaga setelah pasangan Denmark, Christian Kjaer/Rasmus Kjaer, memutuskan mundur sebelum pertandingan berlangsung. Dengan hasil WO tersebut, pasangan Indonesia bisa menghemat energi dan mempersiapkan diri lebih maksimal untuk laga berikutnya.
Banyak pihak menilai situasi tersebut menjadi modal positif bagi Leo/Daniel untuk melangkah lebih jauh di Macau Open 2026.
Langsung Tersingkir di Babak 16 Besar
Namun keuntungan yang diperoleh pada babak pertama ternyata tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal. Saat tampil di babak 16 besar, Leo/Daniel gagal menunjukkan performa terbaik dan harus mengakui keunggulan lawan mereka.
Kekalahan tersebut membuat pasangan yang pernah menjadi salah satu andalan Indonesia di berbagai turnamen internasional itu harus angkat koper lebih awal dari Macau Open 2026.
Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting mengingat ekspektasi terhadap Leo/Daniel cukup tinggi setelah mereka menunjukkan performa kompetitif dalam beberapa turnamen sebelumnya.
Peluang Indonesia Berkurang
Tersingkirnya Leo/Daniel membuat jumlah wakil Indonesia yang bertahan di Macau Open 2026 semakin berkurang. Padahal sektor ganda putra selama ini menjadi salah satu andalan Merah Putih untuk meraih gelar di ajang BWF World Tour.
Dengan gugurnya pasangan tersebut, harapan Indonesia kini beralih kepada wakil-wakil lain yang masih bertahan di berbagai sektor.
Persaingan di Macau Open 2026 sendiri berlangsung sangat ketat karena diikuti banyak pemain dan pasangan unggulan dari berbagai negara Asia maupun Eropa.
Evaluasi untuk Turnamen Berikutnya
Kekalahan di babak 16 besar menjadi pelajaran berharga bagi Leo/Daniel. Meskipun sempat mendapatkan keuntungan berupa kemenangan WO, performa di lapangan tetap menjadi faktor utama untuk menentukan hasil akhir.
Tim pelatih Indonesia diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis maupun mental bertanding agar pasangan ini bisa kembali tampil lebih baik pada turnamen berikutnya.
Sebagai salah satu pasangan potensial Indonesia, Leo/Daniel masih memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi bulu tangkis dunia.
Macau Open 2026 Jadi Pengingat Keras
Macau Open 2026 kembali membuktikan bahwa tidak ada pertandingan yang mudah di level internasional. Keuntungan berupa lolos tanpa bertanding tidak selalu menjamin perjalanan mulus ke babak selanjutnya.
Bagi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, kegagalan di babak 16 besar menjadi pukulan yang harus segera dilupakan. Fokus kini tertuju pada persiapan menghadapi turnamen berikutnya demi mengembalikan performa dan menjaga peluang meraih prestasi pada sisa musim 2026.