Justin Gaethje berpeluang menghadapi tantangan baru setelah manajernya membuka opsi duel melawan Islam Makhachev. Pertarungan tersebut bahkan bisa berlangsung di kelas welter UFC. Wacana ini muncul setelah Gaethje meraih kemenangan besar atas Ilia Topuria.
Manajer Gaethje, Ali Abdelaziz, menilai duel melawan Makhachev sangat menarik. Menurutnya, pertarungan tersebut bisa menjadi penutup karier ideal bagi Gaethje. Abdelaziz juga menginginkan kliennya mengejar pertarungan dengan nilai terbesar.
Makhachev sendiri sudah naik ke kelas welter dan menjadi juara UFC. Ia merebut sabuk tersebut setelah mengalahkan Jack Della Maddalena. Perpindahan kelas membuat peluang duel melawan Gaethje semakin menarik.
Menariknya, Abdelaziz merupakan manajer bagi Gaethje dan Makhachev. Situasi tersebut membuat rencana pertarungan memiliki dinamika tersendiri. Namun, Makhachev masih memiliki agenda mempertahankan gelar welterweight UFC.
Gaethje sebelumnya sudah pernah menghadapi Makhachev dalam kariernya. Pertemuan tersebut terjadi ketika Makhachev masih menjadi juara kelas ringan. Kini, duel kedua bisa berlangsung dengan tantangan berbeda di kelas 170 pon.
Jika pertarungan tersebut terealisasi, laga Gaethje vs Makhachev akan menjadi salah satu duel terbesar UFC. Gaethje membawa pengalaman dan kekuatan pukulan yang berbahaya. Sementara Makhachev memiliki kemampuan gulat dan kontrol yang sangat kuat.