Hari pertama rangkaian Moto3 Spanish Grand Prix 2026 menghadirkan persaingan ketat antar pebalap muda. Salah satu sorotan datang dari performa Brian Uriarte yang berhasil mencatat hasil lebih baik dibanding pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, pada sesi awal di Sirkuit Spanyol.
Usai sesi latihan bebas, Brian Uriarte mengaku puas dengan progres yang ia tunjukkan dan menilai hari pertama berjalan sesuai rencana tim.
Brian Uriarte Tampil Lebih Stabil di Hari Pertama
Dalam sesi pembuka Moto3 Spanyol 2026, Brian Uriarte menunjukkan performa yang cukup konsisten sejak awal sesi latihan.
Beberapa aspek yang membuatnya unggul di hari pertama:
- Adaptasi cepat dengan kondisi lintasan
- Catatan waktu lap yang stabil
- Minim kesalahan di tikungan teknis
- Pemilihan racing line yang lebih efektif
Hasil ini membuat Uriarte mampu menutup hari pertama dengan posisi yang lebih baik dibanding beberapa rival, termasuk Veda Ega Pratama.
Veda Ega Pratama Masih dalam Proses Adaptasi
Di sisi lain, Veda Ega Pratama masih terus beradaptasi dengan karakter sirkuit dan setup motor di sesi awal Moto3 Spanyol 2026.
Meski belum mencatat hasil maksimal, pebalap muda Indonesia tersebut tetap menunjukkan potensi melalui:
- Kecepatan di sektor awal lintasan
- Kemampuan menjaga ritme balapan
- Konsistensi dalam long run
Tim Veda disebut masih melakukan evaluasi setup untuk meningkatkan performa pada sesi berikutnya.
Brian Uriarte: “Masih Banyak yang Bisa Ditingkatkan”
Usai sesi hari pertama, Brian Uriarte menegaskan bahwa dirinya tidak ingin cepat puas meski mencatat hasil lebih baik.
Ia menilai masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama:
- Stabilitas di lap akhir
- Manajemen ban
- Kecepatan di sektor terakhir lintasan
Menurutnya, persaingan Moto3 sangat ketat sehingga selisih waktu kecil bisa berdampak besar pada hasil akhir.
Persaingan Moto3 Spanyol 2026 Semakin Ketat
Rangkaian Moto3 Spanish Grand Prix 2026 dikenal sebagai salah satu seri yang paling kompetitif dalam kalender Moto3.
Karakteristik balapan:
- Banyak tikungan teknis
- Persaingan slipstream ketat
- Selisih waktu sangat tipis
- Strategi ban sangat menentukan
Hal ini membuat setiap sesi latihan menjadi sangat penting untuk menentukan posisi start dan strategi balapan.
Fokus Tim Menuju Kualifikasi
Baik Brian Uriarte maupun Veda Ega Pratama kini fokus mempersiapkan diri menuju sesi kualifikasi.
Target utama mereka:
- Meningkatkan catatan waktu terbaik
- Menemukan setup motor ideal
- Mengoptimalkan performa di satu lap cepat
Kualifikasi akan menjadi penentu penting untuk peluang mereka di balapan utama.
Harapan Veda Ega Pratama di Hari Berikutnya
Meski tertinggal di hari pertama, Veda Ega Pratama masih memiliki peluang besar untuk bangkit.
Dalam Moto3, perubahan kecil pada setup motor atau kondisi lintasan bisa sangat memengaruhi performa. Timnya optimistis bahwa hasil akan meningkat pada sesi berikutnya.
Kesimpulan
Hari pertama Moto3 Spanyol 2026 memperlihatkan persaingan ketat antara Brian Uriarte dan Veda Ega Pratama. Uriarte berhasil mencatat hasil lebih baik dan mengaku puas dengan performanya, sementara Veda masih dalam proses adaptasi untuk mengejar kecepatan terbaiknya.
Dengan persaingan yang masih panjang, kedua pebalap masih memiliki peluang besar untuk tampil lebih baik di sesi kualifikasi dan balapan utama.