UFC 330 menghadirkan duel besar antara Islam Makhachev dan Ian Machado Garry untuk memperebutkan sabuk kelas welter. Pertarungan tersebut berlangsung di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, pada 15 Agustus 2026. Makhachev akan menjalani pertahanan pertama gelar welternya menghadapi penantang asal Irlandia tersebut. Dana White menilai pertarungan ini sangat menarik dan tidak menganggap Garry sebagai lawan mudah.
Makhachev memasuki UFC 330 dengan rekor profesional 28 kemenangan dan satu kekalahan. Sementara itu, Garry membawa catatan 17 kemenangan dari 18 pertarungan profesional. Makhachev merebut gelar welter setelah mengalahkan Jack Della Maddalena melalui keputusan mutlak pada UFC 322. Garry mendapatkan kesempatan perebutan gelar setelah mencatat kemenangan penting atas Carlos Prates dan Belal Muhammad.
Menariknya, Dana White tidak secara tegas memilih pemenang dalam pertarungan tersebut. Ia justru menyoroti kemampuan Garry membuat lawannya frustrasi selama pertarungan. White juga memuji pertahanan takedown Garry yang dinilai tampil sangat baik. Menurutnya, Garry dapat memberikan ancaman serius apabila mampu menjaga pertarungan tetap berlangsung dalam posisi berdiri.
Meski White tidak memberikan prediksi langsung, pasar taruhan lebih mengunggulkan Makhachev. Juara asal Dagestan tersebut dibuka sebagai favorit besar menghadapi Garry. Makhachev juga membawa rangkaian 16 kemenangan beruntun menuju pertandingan di Philadelphia. Namun, gaya bertarung Garry dapat menghadirkan tantangan berbeda bagi sang juara.
Pertarungan UFC 330 akhirnya menjadi duel antara kemampuan grappling Makhachev dan permainan jarak Garry. Kunci Garry adalah mempertahankan posisi berdiri dan menghindari kontrol Makhachev. Sebaliknya, Makhachev memiliki peluang besar apabila mampu membawa pertarungan menuju kanvas. Pernyataan Dana White menunjukkan Garry tetap memiliki peluang meski Makhachev lebih diunggulkan menjelang pertarungan.