Sejumlah saham mengalami tekanan besar sepanjang perdagangan pekan ini. Kondisi tersebut terjadi ketika IHSG justru mencatat penguatan. Data BEI menunjukkan IHSG naik 2,78 persen selama 3-7 Agustus 2026. Indeks ditutup pada level 6.409 dari posisi 6.236 pekan sebelumnya.
Saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menjadi top losers pekan ini. Harga BACH anjlok 35,23 persen dari Rp880 menjadi Rp570 per saham. Penurunan tersebut membuat BACH menjadi saham dengan pelemahan paling dalam. Posisi harga tersebut juga mendekati level saat BACH pertama kali melantai.
Di posisi kedua terdapat PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). Saham TCPI turun 21,98 persen dari Rp5.050 menjadi Rp3.940. Berikutnya, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melemah 17,24 persen menjadi Rp2.400. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) juga turun 16,10 persen menjadi Rp1.615.
Tekanan juga dialami PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA). Saham tersebut terkoreksi 16 persen menjadi Rp5.250. Kemudian, OMRE turun 11,01 persen menjadi Rp970. BUVA melemah 10,80 persen menjadi Rp785. APIC turun 10,61 persen menjadi Rp590.
Sementara itu, TIRA turun 10,08 persen menjadi Rp446. WINE menjadi saham dengan penurunan terkecil dalam daftar tersebut. Saham WINE melemah 9,27 persen dari Rp151 menjadi Rp137. Pergerakan ini menunjukkan penguatan IHSG belum merata ke seluruh saham