Pebalap Trackhouse Racing, Ai Ogura, kembali menjadi sorotan setelah mendapat pujian dari pengamat MotoGP. Gaya balap pembalap asal Jepang itu disebut memiliki karakter yang lebih mirip Marc Marquez dibandingkan para murid Valentino Rossi. Penilaian tersebut muncul setelah Ogura menunjukkan performa konsisten dan kemampuan beradaptasi yang cepat pada musim MotoGP 2026.
Pengamat MotoGP menilai Ai Ogura memiliki pendekatan balap yang agresif, berani mengambil risiko, serta mampu mempertahankan kecepatan tinggi saat memasuki tikungan. Karakter tersebut dinilai identik dengan Marc Marquez yang dikenal sebagai salah satu pembalap paling agresif di lintasan. Sebaliknya, gaya balap para pembalap jebolan akademi Valentino Rossi umumnya lebih mengutamakan ritme, pengelolaan ban, dan konsistensi sepanjang balapan.
Sejak promosi ke kelas utama, Ai Ogura mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan. Juara dunia Moto2 tersebut beberapa kali tampil kompetitif saat bersaing dengan para pembalap papan atas. Kemampuannya membaca jalannya balapan dan keberaniannya saat melakukan manuver membuat banyak pihak percaya bahwa Ogura memiliki potensi menjadi salah satu bintang baru MotoGP dalam beberapa musim ke depan.
Meski memiliki gaya balap yang agresif, Ogura tetap dinilai sebagai pembalap yang cerdas dalam mengambil keputusan. Ia mampu mengetahui kapan harus menyerang dan kapan harus menjaga ritme balapan. Kombinasi antara keberanian dan ketenangan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa performanya terus mengalami peningkatan sejak bergabung di MotoGP.
Perbandingan dengan Marc Marquez bukan berarti Ai Ogura meniru sepenuhnya gaya juara dunia asal Spanyol tersebut. Pengamat menilai Ogura tetap memiliki karakteristik tersendiri yang berkembang melalui pengalaman dan proses adaptasi di kelas premier. Namun, kemiripan dalam cara menyerang lawan dan keberanian saat bertarung membuat namanya sering dikaitkan dengan pembalap Ducati Lenovo Team itu.
Dengan usia yang masih muda dan kemampuan yang terus berkembang, Ai Ogura diprediksi akan menjadi salah satu penantang serius dalam persaingan MotoGP beberapa tahun mendatang. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan terus meningkatkan performanya, pembalap Jepang tersebut berpeluang mengikuti jejak para juara dunia serta menjadi wajah baru MotoGP di era modern.