beritasebelas.com,Palembang – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli meminta kepada Pemerintah Daerah, TNI dan Polri untuk membuat regulasi agar bisa membuat efek jera kepada orang-orang yang keluar rumah, tapi tidak menggunakan masker.
“Karena waktu ketemu Kapolda Sumsel yang baru kemarin silaturahmi ke DPRD Sumsel, pak Irjen Eko Indra Heri sempat terkejut masuk Palembang ini biasa saja, seakan tidak ada pandemi covid, kendaraan ramai, pasar ramai, makanya aku timpali kemarin, orang Palembang ini juga bandel, kalau sudah ada keluarganya kena baru pusing, saya minta kepolisian lebih care juga lagi,” katanya, Kamis (14/5).
Selain itu Polda Sumsel menurut politisi PKS ini siap untuk menurunkan anggota di lapangan jika terjadi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Palembang.
“Saya simpati dengan Kapolda Sumsel yang baru ini, karena di awal beliau buat kita terkesan, dia menilai pulang kampung, tapi tidak ada kampung di Talang Betutu karena sudah jadi kota,“ katanya.
Pihaknya berharap dengan Kapolda Sumsel yang baru bisa membantu kekuatan di Sumsel untuk memutus mata rantai Covid-19.
“Harapan aku dengan Kapolda baru, apalagi beliau profesor, orang pintar artinya akan lebih menggunakan secara ilmiah logikanya, termasuk aku mengusulkan memberikan efek jera di penjara untuk orang bandel tidak menggunakan masker saat keluar rumah dan Kapolda bilang akan mengedukasi masyarakat dulu, aku berharap dengan kehadiran Kapolda baru ini menjadi salah satu element membantu Pemerintah Daerah untuk memutus mata rantai Covid-19 di Sumsel,” katanya.