Indeks Bisnis-27 mengakhiri perdagangan di zona merah setelah tertekan aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Pelemahan saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi pemberat utama laju indeks. Sentimen profit taking serta kehati-hatian investor turut memengaruhi pergerakan pasar di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, mayoritas konstituen Indeks Bisnis-27 bergerak melemah hingga penutupan sesi. Selain ASII dan TLKM, sejumlah saham unggulan lain juga mengalami tekanan sehingga mendorong indeks berakhir di wilayah negatif. Aksi jual investor terjadi setelah pasar mencatat reli dalam beberapa hari sebelumnya, sehingga sebagian pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan.
Di sisi lain, investor masih mencermati berbagai sentimen yang memengaruhi pasar. Keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen belum mampu mengangkat sentimen secara signifikan. Arus dana asing juga masih menunjukkan kecenderungan keluar dari pasar saham domestik. Kondisi tersebut membuat saham-saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran aksi jual sepanjang perdagangan.
Meski Indeks Bisnis-27 ditutup melemah, sejumlah analis menilai prospek pasar masih terbuka apabila sentimen global membaik dan aliran dana asing kembali masuk. Investor disarankan tetap mencermati pergerakan saham-saham unggulan seperti ASII, TLKM, sektor perbankan, dan komodi