Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengungkapkan bahwa dirinya pernah berkeinginan mendatangkan Konrad Laimer ke Anfield. Gelandang asal Austria tersebut masuk dalam daftar pemain yang dipantau Klopp saat masih menangani Liverpool, namun berbagai faktor membuat transfer itu tidak pernah terwujud. Pengakuan tersebut kembali menarik perhatian publik, mengingat Laimer kini dikenal sebagai salah satu gelandang serba bisa terbaik di Eropa.
Klopp dikenal memiliki ketertarikan terhadap pemain yang mampu bekerja keras, agresif dalam menekan lawan, dan fleksibel di berbagai posisi. Karakteristik tersebut dinilai sangat cocok dengan gaya bermain yang diterapkannya selama bertahun-tahun di Liverpool.
Laimer Sempat Masuk Radar Liverpool
Dalam keterangannya, Klopp mengakui bahwa Konrad Laimer pernah menjadi salah satu pemain yang menarik perhatiannya ketika masih bermain di Bundesliga Jerman.
Saat itu, Laimer tampil impresif bersama RB Leipzig dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan klub tersebut bersaing di papan atas kompetisi Jerman maupun Eropa.
Kemampuan Laimer dalam bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, hingga bek sayap membuatnya dianggap sebagai pemain yang memiliki nilai tambah bagi tim mana pun.
Cocok dengan Filosofi Klopp
Salah satu alasan Klopp tertarik kepada Laimer adalah gaya bermainnya yang sangat sesuai dengan filosofi gegenpressing.
Beberapa keunggulan Laimer yang dianggap cocok untuk Liverpool antara lain:
- Energi tinggi sepanjang pertandingan.
- Kemampuan merebut bola dengan agresif.
- Mobilitas yang luar biasa.
- Disiplin taktik.
- Fleksibilitas posisi.
Karakter tersebut membuat Laimer sering disebut sebagai tipe pemain yang sangat disukai Klopp dalam membangun tim.
Transfer Tidak Pernah Terjadi
Meski memiliki ketertarikan terhadap Laimer, Liverpool pada akhirnya tidak pernah mengajukan langkah konkret yang berhasil membawa sang pemain ke Anfield.
Sejumlah faktor diyakini menjadi penyebab gagalnya transfer tersebut, termasuk persaingan dengan klub lain, kebutuhan skuad yang berubah, serta strategi transfer Liverpool pada periode tersebut.
Akibatnya, Laimer tetap melanjutkan kariernya di Jerman dan berkembang menjadi salah satu gelandang yang diperhitungkan di level tertinggi.
Karier Laimer Terus Berkembang
Sejak mencuri perhatian bersama RB Leipzig, Konrad Laimer terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pemain tim nasional Austria tersebut dikenal sebagai gelandang modern yang mampu memberikan kontribusi baik saat menyerang maupun bertahan.
Keunggulannya meliputi:
- Pressing yang intens.
- Distribusi bola yang efektif.
- Kemampuan membaca permainan.
- Stamina yang luar biasa.
- Kecerdasan taktis.
Kemampuan tersebut membuat Laimer menjadi aset berharga bagi klub maupun tim nasionalnya.
Klopp Dikenal Jeli Mencari Talenta
Pengakuan Klopp mengenai ketertarikannya kepada Laimer kembali menunjukkan kemampuan pelatih asal Jerman tersebut dalam mengidentifikasi pemain berbakat.
Selama menangani Liverpool, Klopp sukses mendatangkan sejumlah pemain yang kemudian berkembang menjadi bintang dunia, seperti:
- Virgil van Dijk.
- Alisson Becker.
- Mohamed Salah.
- Andrew Robertson.
- Fabinho.
Meski Laimer tidak pernah bergabung dengan Liverpool, fakta bahwa Klopp sempat mengincarnya menjadi bukti kualitas yang dimiliki gelandang Austria tersebut.
Liverpool Terus Berbenah
Setelah era Klopp berakhir, Liverpool tetap melanjutkan proses pembangunan skuad untuk menghadapi persaingan di Liga Inggris dan kompetisi Eropa.
Klub terus mencari pemain yang mampu memberikan keseimbangan antara kualitas teknik, kerja keras, dan fleksibilitas taktik—karakteristik yang juga dimiliki oleh Laimer.
Karena itu, tidak sedikit penggemar yang membayangkan bagaimana kontribusi Laimer jika transfer tersebut benar-benar terjadi beberapa tahun lalu.
Kesimpulan
Jurgen Klopp mengakui bahwa dirinya sempat ingin membawa Konrad Laimer ke Liverpool saat masih melatih The Reds. Ketertarikan tersebut muncul karena gaya bermain Laimer yang sangat sesuai dengan filosofi sepak bola Klopp, terutama dalam aspek pressing, kerja keras, dan fleksibilitas posisi.