Keputusan Herry Iman Pierngadi merombak susunan ganda putra Malaysia kembali menjadi perbincangan. Sejumlah pihak mempertanyakan langkah pelatih asal Indonesia itu yang memisahkan pasangan mapan demi mencari kombinasi baru
Perombakan tersebut menyentuh beberapa nama besar, termasuk Aaron Chia yang sempat dipasangkan dengan pemain muda Aaron Tai. Sementara itu, Soh Wooi Yik menjalani eksperimen bersama Man Wei Chong. Herry juga memberi kesempatan kepada pasangan lain seperti Tee Kai Wun/Yap Roy King serta Wan Arif Wan Junaidi/Kang Khai Xing untuk membangun chemistry b
Keputusan itu menuai pertanyaan karena hasil di sejumlah turnamen belum sepenuhnya memuaskan. Duet Aaron Chia/Aaron Tai sempat tampil impresif hingga final Taipei Open 2026, tetapi gagal merebut gelar setelah dikalahkan pasangan Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara itu, kombinasi Soh Wooi Yik bersama Man Wei Chong masih kesulitan menemukan konsistensi di beberapa turnamen besar musim ini.
Meski begitu, Herry menegaskan perubahan tersebut merupakan bagian dari proyek jangka panjang. Menurut pelatih berjuluk Coach Naga Api itu, eksperimen diperlukan untuk menemukan formula terbaik sekaligus memastikan para pemain memiliki cukup poin ranking agar dapat tampil di turnamen elite. Ia juga meyakini penyegaran pasangan dapat membantu mengembalikan motivasi dan performa atlet.
Herry sebelumnya telah menetapkan Kejuaraan Dunia, All England, dan Asian Games sebagai target utama Malaysia pada 2026. Karena itu, proses evaluasi dan uji coba pasangan diperkirakan masih berlanjut hingga ditemukan duet yang paling kompetitif menghadapi persaingan di lev