Perjalanan Lee Zii Jia di Canada Open 2026 harus berakhir lebih cepat dari harapan. Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia itu gagal melanjutkan langkahnya setelah menelan kekalahan pada babak awal turnamen BWF World Tour tersebut.
Hasil tersebut kembali memicu perbincangan di kalangan penggemar bulu tangkis. Banyak pihak menilai perjalanan karier Lee Zii Jia mulai memiliki kemiripan dengan mantan pebulu tangkis nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota.
Keduanya sama-sama pernah menjadi andalan negaranya. Mereka juga sempat menempati papan atas peringkat dunia berkat permainan yang konsisten.
Namun, performa keduanya kemudian mengalami penurunan. Cedera, kebugaran, hingga kesulitan menemukan ritme permainan menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Lee Zii Jia sendiri sempat absen dari beberapa turnamen musim ini karena menjalani pemulihan cedera. Ia baru kembali bertanding dalam beberapa pekan terakhir dengan harapan menemukan performa terbaiknya.
Meski demikian, penampilannya di Canada Open 2026 belum menunjukkan konsistensi yang diinginkan. Beberapa kesalahan sendiri muncul pada poin-poin penting sehingga lawan mampu memanfaatkan momentum.
Situasi tersebut mengingatkan banyak penggemar pada perjalanan Kento Momota. Pebulu tangkis Jepang itu sempat mendominasi dunia sebelum mengalami kecelakaan lalu lintas pada 2020 yang memengaruhi performanya dalam beberapa musim berikutnya.
Momota kesulitan kembali ke level terbaiknya meski telah mengikuti berbagai turnamen internasional. Penurunan performa itu akhirnya membuat posisinya di peringkat dunia terus merosot.
Pengamat bulu tangkis menilai kondisi Lee Zii Jia berbeda dengan Momota. Namun, keduanya sama-sama menghadapi tekanan besar untuk kembali bersaing di level elite dunia.
Lee masih memiliki peluang memperbaiki performa karena usianya relatif matang sebagai atlet profesional. Dengan jadwal turnamen yang padat, ia memiliki kesempatan mengumpulkan poin peringkat dalam beberapa bulan mendatang.
Tim pelatih juga diyakini akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil di Canada Open 2026. Fokus utama adalah meningkatkan konsistensi permainan serta menjaga kondisi fisik agar mampu tampil maksimal.