Tee Kai Wun dan Yap Roy King mencatat prestasi mengejutkan di Korea Masters 2026. Pasangan baru Malaysia itu langsung menjadi juara dalam turnamen tersebut.
Tee Kai Wun dan Yap Roy King mengalahkan Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik. Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-18. Pertandingan final berlangsung selama 31 menit di Asan Yi Sun-sin Gymnasium.
Gelar Korea Masters 2026 terasa spesial karena keduanya baru dipasangkan. Turnamen tersebut menjadi kompetisi ketiga mereka sebagai pasangan ganda putra. Kemenangan ini juga menjadi gelar pertama mereka sejak membentuk kombinasi baru.
Yap Roy King menyebut keberhasilan tersebut terasa seperti sesuatu yang sulit dipercaya. Ia tidak ingin kemenangan di Korea Masters membuat dirinya cepat puas. Roy King justru ingin menjadikan gelar tersebut sebagai awal perjalanan menuju prestasi lebih besar.
Sementara itu, Tee Kai Wun memberikan apresiasi besar kepada Roy King. Keduanya mampu membangun kerja sama dengan cepat meski baru beberapa turnamen bersama. Kai Wun juga harus menghadapi mantan pasangannya, Man Wei Chong, pada partai final.
Kemenangan ini menjadi bukti awal keberhasilan strategi perombakan ganda putra Malaysia. Badminton Association of Malaysia melakukan perubahan pasangan untuk mencari kombinasi terbaik. Langkah tersebut juga dipersiapkan menuju siklus Olimpiade Los Angeles 2028.
Menariknya, dua pasangan baru Malaysia berhasil mencapai final Korea Masters 2026. Kondisi tersebut memberikan sinyal positif bagi BAM, meski evaluasi pasangan masih terus berlangsung. Herry IP juga menegaskan bahwa satu gelar belum cukup menentukan kombinasi terbaik.
Bagi Tee Kai Wun dan Yap Roy King, gelar Korea Masters 2026 menjadi modal penting. Mereka kini memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi persaingan ganda putra dunia. Konsistensi pada turnamen berikutnya akan menjadi ujian sebenarnya bagi pasangan baru Malaysia tersebut.