PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$300 juta dari Bangkok Bank. Pendanaan tersebut akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan proyek panas bumi melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperluas kapasitas energi terbarukan sekaligus mendukung target transisi energi dan pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Manajemen BREN menyebut pembiayaan tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai proyek ekspansi panas bumi, termasuk pengembangan kapasitas pembangkit dan peningkatan efisiensi operasional. Dengan tambahan pendanaan ini, perusahaan optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia. Saat ini, Star Energy Geothermal mengoperasikan sejumlah aset panas bumi di Jawa Barat dengan total kapasitas terpasang sekitar 886 megawatt (MW).
Ekspansi proyek panas bumi dinilai memiliki peran penting dalam mendukung target bauran energi nasional. Energi panas bumi menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang mampu menyediakan pasokan listrik secara stabil karena tidak bergantung pada kondisi cuaca. Oleh sebab itu, investasi pada sektor ini terus menjadi perhatian pemerintah maupun pelaku industri dalam mendorong tercapainya target net zero emission.
Perolehan pinjaman dari Bangkok Bank juga mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan internasional terhadap prospek bisnis BREN. Perseroan menegaskan akan terus memperluas investasi pada energi bersih melalui pengembangan aset panas bumi dan teknologi pendukung lainnya. Dengan dukungan pendanaan baru tersebut, BREN berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi listrik ramah lingkungan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional dan agenda transisi energi Indonesia.